MENGUNGKAP ARTI DAN RAHASIA MIMPI


Jumlah

Ketersediaan : Tersedia

Rp 35.000

Rp 28.000

Mengungkap Arti & Rahasia Mimpi
Tafsir Mimpi Menurut Imam Ja’far ash Shadiq, Cucu Rasulullah Saw
Imam Ja'far ash Shadiq

ISBN

: 978-979-26-6575-8

Terbit

: 21 Juli 2011

Genre

: Ilmu-Ilmu Islam

Halaman

: 188

Berat

: 160 gram

Ukuran

: 15,5 x 15

Sampul

: Soft Cover

Lini

: ZAHRA - Ilmu-ilmu Islam


Diskon : 15%
Harga Awal:      Rp 35,000.00
Harga Diskon:   Rp 28,000.00
Harga Member:  Rp 24,500.00

 

Deskripsi Buku_________________________________________

Mimpi yang kita alami bisa membawa manfaat. Jika ditafsirkan secara benar, mimpi bisa berguna bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. Mimpi bukan sekadar bunga tidur. Ada makna-makna tertentu yang menjadi pertanda bagi kita untuk mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan serta menghindari kesulitan dan bencana. Tapi, banyak juga mimpi dusta yang tidak bermanfaat.

Banyak ayat Alquran dan riwayat Nabi saw. yang menceritakan tentang mimpi. Misalnya, Surah ash Shâffât ayat 102 tentang mimpi Nabi Ibrahim as. ketika diharuskan menyembelih Nabi Ismail as. Ada pula tentang mimpi-mimpi Nabi Yusuf as. pada Surah Yusuf ayat 43. Namun, tidak seperti mimpi para nabi yang merupakan wahyu dari Allah, mimpi yang kita alami perlu dimaknai atau ditafsirkan terlebih dahulu secara benar.  

Dalam buku ini, Imam Ja’far ash Shadiq, cucu Rasulullah saw., mengungkapkan berbagai arti dan rahasia mimpi yang bisa menjadi pertanda dalam kehidupan kita. Disertai pula penjelasan yang mudah dimengerti untuk membedakan antara mimpi yang benar dan mimpi yang dusta. 

Ambillah hikmah dari mimpi yang Anda alami sebagai anugerah dari Allah SWT. Jadikan mimpi Anda sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan menjadikan hidup Anda lebih baik.

Pujian-pujian_________________________________________

“Mimpi itu ada tiga. Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah. Mimpi yang menyedihkan berasal dari setan, dan mimpi yang datang dari obsesi seseorang. Jika salah seorang di antara kalian mengalami mimpi yang menyedihkan, hendaklah dia bangun lalu shalat dan tidak menceritakannya kepada orang lain.”
(Al Hadis)